Padang | Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Ranah Minang. Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar sebagai bentuk komitmen Polri dalam membangun suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Tanpa dukungan masyarakat, upaya menciptakan situasi yang kondusif tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, sinergi antara kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh lapisan warga menjadi kunci utama.
Ia menegaskan bahwa Sumatera Barat selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai tersebut menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan dan ketertiban sosial. Namun di era digital seperti sekarang, tantangan menjaga keamanan semakin kompleks, terutama dengan maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar.
Kabid Humas mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi dapat memicu konflik yang merugikan banyak pihak. Ia mengimbau agar setiap informasi yang diterima diverifikasi terlebih dahulu sebelum dibagikan, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan persoalan hukum, politik, maupun isu sosial lainnya. Jika terdapat permasalahan, masyarakat diminta untuk mempercayakan penanganannya kepada aparat yang berwenang sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Sumbar juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Transparansi, profesionalitas, dan pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat terus terjaga dan semakin kuat.
Selain itu, ia mengapresiasi masyarakat Sumatera Barat yang selama ini telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Keberadaan sistem keamanan lingkungan, komunikasi aktif dengan Bhabinkamtibmas, serta peran ninik mamak dan tokoh masyarakat dinilai sangat membantu dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Kabid Humas juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Ia berharap masyarakat tidak ragu untuk melaporkan setiap indikasi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian. Respons cepat dan koordinasi yang baik diyakini mampu mencegah persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Menurutnya, keamanan yang terjaga akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah. Investasi akan tumbuh, aktivitas masyarakat berjalan lancar, dan rasa aman menjadi pondasi terciptanya kesejahteraan bersama.
Di akhir pernyataannya, Kabid Humas Polda Sumbar kembali mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana damai di Ranah Minang. Dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan semangat gotong royong, Sumatera Barat diyakini akan tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan sejuk bagi seluruh warganya.










Komentar