oleh

Mayjen TNI Arif Gajah Mada Resmi Pimpin Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Komando Baru di Sumbar–Jambi

-BERITA-1551 Dilihat

PADANG, SUMBAR | Tonggak sejarah baru tercatat dalam jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arif Gajah Mada, resmi mengemban tugas memimpin wilayah pertahanan strategis yang meliputi Provinsi Sumatera Barat dan Jambi. Kodam ini menjadi salah satu dari enam Komando Daerah Militer baru yang akan diresmikan dalam upacara kehormatan militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

Peresmian enam Kodam ini menandai langkah besar restrukturisasi komando teritorial TNI AD untuk memperkuat postur pertahanan di seluruh wilayah Indonesia. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol akan berkedudukan di Padang dan mengawasi langsung dua provinsi penting di pesisir barat Sumatera.

Wilayah Kodam I/Bukit Barisan Berkurang

Sebelum pembentukan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, wilayah Kodam I/Bukit Barisan mencakup Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Namun, setelah restrukturisasi, Kodam I/Bukit Barisan kini hanya membawahi Provinsi Sumatera Utara dengan dua Korem di bawahnya, yaitu Korem 022/Pantai Timur di Pematangsiantar dan Korem 023/Kawal Samudra di Kota Sibolga.

Sementara itu, tiga Korem yang sebelumnya berada di bawah Kodam I/Bukit Barisan resmi dilepas. Korem 032/Wirabraja di Padang kini berada di bawah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, sedangkan Korem 031/Wirabima (Riau) dan Korem 033/Wira Pratama (Kepulauan Riau) dialihkan ke Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Peran Strategis Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol akan memegang peran strategis mengingat wilayah Sumatera Barat dan Jambi memiliki potensi geografis, ekonomi, dan sumber daya alam yang besar. Letaknya yang menghadap Samudra Hindia serta berbatasan langsung dengan beberapa provinsi menjadikan komando ini penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan di wilayah barat Sumatera.

Mayjen TNI Arif Gajah Mada, yang kini dipercaya sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, dikenal memiliki rekam jejak panjang di berbagai satuan tempur dan teritorial. Kepemimpinannya diharapkan mampu memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Enam Kodam Baru Resmi Berdiri

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, membenarkan bahwa peresmian enam Kodam baru akan dilakukan secara serentak. Keenamnya adalah:

  1. Kodam XIX/Tuanku Tambusai – Riau dan Kepulauan Riau (Pangdam: Mayjen TNI Agus Hadi)
  2. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – Sumatera Barat dan Jambi (Pangdam: Mayjen TNI Arif Gajah Mada)
  3. Kodam XXI/Radin Inten – Lampung dan Bengkulu (Pangdam: Mayjen TNI Kristomei Sianturi)
  4. Kodam XXII/Tambun Bungai – Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan (Pangdam: Mayjen TNI Zainul Arifin)
  5. Kodam XXIII/Palaka Wira – Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat (Pangdam: Mayjen TNI P. Binsar Sianipar)
  6. Kodam XXIV/Mandala Trikora – Papua Selatan (Pangdam: Mayjen TNI Lucky Avianto)

Selain peresmian, kegiatan di Batujajar juga akan diisi dengan pelantikan tiga Panglima pasukan elite TNI, yaitu Kopassus, Korps Marinir, dan Kopasgat, yang masing-masing akan dipimpin perwira tinggi bintang tiga (Letjen TNI).

Alasan Pembentukan Kodam Baru

Kepala Staf TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak, sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan Kodam baru dilakukan untuk menciptakan keseimbangan kepemimpinan di tingkat provinsi. Selama ini, ada provinsi yang hanya memiliki komando resor militer (Korem) dipimpin kolonel atau brigjen, sedangkan kapolda di wilayah tersebut berpangkat jenderal bintang dua.

“Ini untuk menyesuaikan perkembangan zaman. Di provinsi ada gubernur, ada kapolda, maka diperlukan perimbangan dalam struktur TNI AD,” ujar Maruli.

Momentum Baru bagi Sumbar dan Jambi

Dengan berdirinya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Sumatera Barat dan Jambi kini memiliki panglima setingkat mayor jenderal yang langsung bertanggung jawab pada keamanan dan pertahanan wilayah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons militer terhadap situasi darurat, meningkatkan pembinaan teritorial, dan memperkuat kerja sama lintas instansi.

Mayjen TNI Arif Gajah Mada menegaskan siap melaksanakan amanah baru ini. “Kami akan bekerja sama erat dengan seluruh komponen bangsa di Sumatera Barat dan Jambi untuk menjaga keutuhan NKRI, membangun kemanunggalan TNI-rakyat, serta memastikan wilayah ini aman dan kondusif,” ujarnya.

Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed