Parik Malintang | Setelah sukses menggelar Launching Skrining TBC dan Stunting serentak di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Padang Pariaman pada 23 Agustus lalu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali melanjutkan rangkaian kegiatan kesehatan melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan, TP-PKK, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Padang Pariaman.
Kegiatan puncak berupa Seminar Kesehatan, Roadshow, serta aksi Donor Darah dilaksanakan pada Minggu (31/8/2025) di Hall IKK Parik Malintang. Seminar yang mengangkat tema “Bersinergi Membangun Generasi Emas Indonesia dengan Menjamin Kesehatan Optimal pada 1000 Hari Pertama Kehidupan” ini menghadirkan narasumber pakar nasional, Prof. Dr. Badriul Hegar Syarif, Sp.A(K) (Konsultan Gastro-Hepato Anak) dan dr. Asrawati, Sp.A(K) (Konsultan Tumbuh Kembang Anak).
Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama TP-PKK, IDI, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang berperan aktif sejak awal rangkaian kegiatan.
“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Padang Pariaman, khususnya anak-anak kita. Kualitas generasi muda akan sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa. Karena itu, setiap anak harus mendapat kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa pemenuhan hak anak tidak boleh diabaikan, termasuk perlindungan dari penyakit menular seperti TBC paru serta perbaikan masalah gizi mulai dari stunting hingga obesitas.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta, organisasi kemasyarakatan, dan profesi kesehatan sangat diperlukan. Kita ingin memastikan bahwa setiap anak Padang Pariaman berhak mendapatkan akses gizi yang baik, lingkungan sehat, serta pendidikan yang layak,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi dimulai dari keluarga.
“Melalui edukasi yang tepat, kita harapkan setiap keluarga, khususnya kader PKK di setiap korong dan nagari, dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah dan menangani stunting,” ujarnya.
Menurut Nita, kader PKK merupakan mitra strategis Puskesmas dalam memberikan penyuluhan dan mendorong partisipasi masyarakat. Ia berpesan agar peserta seminar benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
Sebelumnya, PKK Kabupaten Padang Pariaman bersama IDI Cabang Padang Pariaman telah melakukan Roadshow Skrining TBC dan Stunting terhadap 770 anak di seluruh Puskesmas. Dari hasil kegiatan ini, sejumlah anak terindikasi TBC langsung diarahkan untuk mendapatkan pengobatan pencegahan. Selain itu, kegiatan donor darah juga dilaksanakan di RSUD Parit Malintang pada 25–30 Agustus 2025 dan dilanjutkan di lokasi seminar.
Acara berlangsung meriah dengan partisipasi para tenaga kesehatan, kader PKK dari seluruh nagari, serta masyarakat umum. Kehadiran tokoh penting turut memberi dukungan, di antaranya Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilid, staf ahli dan asisten, para kepala perangkat daerah, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua IDI Cabang Padang Pariaman dr. M. Fajar Maulana Dimyati, Sp.KJ., camat, wali nagari, serta peserta seminar.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya dalam mewujudkan generasi emas 2045 melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat sejak dini.
Wyndoee










Komentar