oleh

Beredar Video ASN Joget di Kantor Bupati Padang Pariaman, Bupati Disebut Akan Dilapori

-BERITA-590 Dilihat

PADANG PARIAMAN | Sumbartoday — Kantor Bupati Padang Pariaman mendadak menjadi sorotan publik setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga melakukan aktivitas ngedj dan berjoget di dalam lingkungan kantor pemerintahan tersebut.

Video yang viral di media sosial itu memperlihatkan suasana ruangan kantor yang berubah layaknya arena hiburan, lengkap dengan dentuman musik keras dari sound system, sehingga memantik reaksi keras dari masyarakat maupun internal ASN sendiri.

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang ASN laki-laki mengoperasikan perangkat audio seolah bertindak sebagai DJ, sementara seorang ASN perempuan mengenakan pakaian putih dan jilbab putih terlihat berjoget dengan ekspresi riang mengikuti irama musik.

Belum diketahui secara pasti kapan video itu direkam, apakah berlangsung pada jam kerja atau di luar jam operasional kantor. Namun demikian, lokasi kejadian yang diduga berada di area Kantor Bupati Padang Pariaman menimbulkan pertanyaan serius terkait etika dan profesionalisme ASN.

Video tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu perdebatan dan kritik tajam dari publik yang menilai perilaku itu tidak pantas dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan.

Seorang ASN di lingkungan Kantor Bupati Padang Pariaman yang enggan disebutkan identitasnya, sebut saja Ami, mengaku terkejut saat pertama kali melihat video tersebut beredar.

“Astaghfirullah, sudah beralih fungsi kantor bupati menjadi tempat ngedj sekarang,” ujar Ami dengan nada kecewa saat dimintai tanggapan.

Menurutnya, apa pun alasannya, aktivitas tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan pada jam kerja dan di dalam kantor yang seharusnya menjadi simbol pelayanan publik dan kedisiplinan aparatur negara.

“Kalau memang untuk hiburan atau kegiatan internal, seharusnya ada batas dan tempatnya. Ini kantor pemerintahan, bukan tempat hiburan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Kantor Bupati Padang Pariaman, Albert, mengaku terkejut saat dikonfirmasi terkait video yang telah beredar luas tersebut.

“Aduh… ada-ada saja masalah yang bikin sakit kepala,” ucap Albert saat dimintai klarifikasi pada Rabu malam.

Albert menyebutkan bahwa berdasarkan informasi awal yang diterimanya, video tersebut diduga merupakan hasil editan. Namun demikian, ia tidak menampik dampak yang ditimbulkan akibat penyebaran video tersebut di tengah masyarakat.

“Walau bagaimana pun, persoalan ini tetap akan saya laporkan kepada Bupati Padang Pariaman agar dapat ditindaklanjuti secara resmi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait identitas perekam video maupun pihak yang pertama kali menyebarkannya ke media sosial. Publik kini menanti langkah tegas dari pimpinan daerah dalam menjaga marwah institusi pemerintahan dan etika ASN.

Catatan Redaksi:

Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini akan diberikan ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

TIM RMO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed