oleh

Wabup Rahmat Hidayat Tegaskan Air Bersih Sebagai Kunci Kebangkitan Padang Pariaman Pascabencana

-BERITA-484 Dilihat

PADANG PARIAMAN | Kehadiran Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat di tengah masyarakat terdampak bencana bukan sekadar agenda seremonial. Di lokasi pemukiman warga, Wabup Rahmat Hidayat tampil sebagai figur yang menyuarakan kebutuhan paling mendasar rakyatnya: air bersih sebagai titik awal kebangkitan pascabencana.

Wabup Rahmat Hidayat menegaskan bahwa pemulihan wilayah terdampak tidak bisa menunggu pembangunan besar selesai terlebih dahulu. Menurutnya, air bersih adalah fondasi kehidupan yang menentukan cepat atau lambatnya masyarakat kembali bangkit. Tanpa ketersediaan air bersih, seluruh proses pemulihan akan berjalan pincang.

Dalam setiap kesempatan bertemu warga, Wabup Rahmat Hidayat selalu menekankan bahwa air bukan hanya soal kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menyangkut kesehatan, martabat, dan ketahanan sosial masyarakat. Pascabencana, risiko penyakit dan gangguan sanitasi menjadi ancaman serius jika kebutuhan dasar ini diabaikan.

Program penyediaan air bersih yang disalurkan kepada warga terdampak mendapat perhatian khusus dari Wabup Rahmat Hidayat. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat, sekaligus menjadi pondasi bagi pemulihan sektor lain seperti pendidikan dan ekonomi lokal.

Wabup Rahmat Hidayat menyebut, ketika air bersih kembali mengalir, maka denyut kehidupan masyarakat ikut bergerak. Anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman, para ibu rumah tangga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa kecemasan, dan warga lanjut usia memperoleh kehidupan yang lebih layak.

Lebih jauh, Wabup Rahmat Hidayat melihat ketersediaan air bersih sebagai pemicu bangkitnya kembali roda ekonomi masyarakat. Petani, pedagang kecil, dan pelaku usaha rumahan membutuhkan air bersih untuk memulai kembali aktivitas produktif yang sempat terhenti akibat bencana.

Meski demikian, Wabup Rahmat Hidayat mengingatkan bahwa tantangan pemulihan masih panjang. Masih ada wilayah yang membutuhkan perhatian lanjutan dan masih diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar terpenuhi secara merata.

Dalam pandangan Wabup Rahmat Hidayat, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Yang jauh lebih penting adalah membangun ketangguhan masyarakat agar lebih siap menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang.

Wabup Rahmat Hidayat juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas air bersih yang telah tersedia. Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada kepedulian bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan mengalirnya kembali air bersih ke rumah-rumah warga, Wabup Rahmat Hidayat menaruh harapan besar agar semangat hidup masyarakat Padang Pariaman ikut menguat. Dari kebutuhan paling dasar itulah, kebangkitan pascabencana perlahan dibangun, setetes demi setetes, menuju masa depan yang lebih tangguh.

TIM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed