KORAMIL 01 PBU | Minggu, 26 April 2026, suasana duka menyelimuti salah satu rumah warga di Kelurahan ATB. Di tengah kesedihan keluarga yang ditinggalkan, kehadiran aparat kewilayahan menjadi penyejuk hati, termasuk Babinsa Koramil 01 Padang Barat-Utara (PBU), Serka Iswadi.
Dengan langkah tenang dan sikap penuh empati, Serka Iswadi hadir melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Bhabinkamtibmas dan Babinpotdirga. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap warga binaan.
Di rumah duka, Serka Iswadi terlihat berbaur dengan masyarakat. Ia menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat menghadapi cobaan.
Kegiatan melayat dan takziah ini menjadi bagian penting dari pendekatan humanis aparat teritorial. Dalam suasana seperti ini, hubungan emosional antara Babinsa dan warga semakin terjalin erat.
Tidak hanya berbicara, Serka Iswadi juga ikut membantu secara sederhana, memastikan suasana tetap tertib dan kondusif. Hal-hal kecil seperti ini justru memberi kesan mendalam bagi masyarakat.
Sinergi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Babinpotdirga terlihat begitu solid. Ketiganya hadir sebagai representasi negara yang selalu ada di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka.
Warga ATB pun menyambut baik kehadiran aparat tersebut. Mereka merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menghadapi musibah yang datang.
Komsos yang dilakukan dalam suasana duka ini menjadi bentuk komunikasi yang paling menyentuh. Tanpa banyak kata, kehadiran fisik aparat sudah menjadi penguat tersendiri.
Serka Iswadi memahami bahwa tugas Babinsa bukan hanya soal keamanan wilayah, tetapi juga menjaga hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa dapat lebih mengenal kondisi warga binaannya secara langsung, termasuk memahami persoalan sosial yang terjadi di lingkungan.
Plh Danramil 01 PBU Kapten Arm Junardy menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kondisi masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat kegiatan formal, tetapi juga dalam situasi duka seperti ini. Kehadiran itu adalah bentuk kepedulian dan penguatan hubungan emosional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI di wilayah.
Menurutnya, kegiatan Komsos seperti ini akan terus didorong agar Babinsa semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat binaannya.
Di Kelurahan ATB, langkah sederhana Serka Iswadi hari itu menjadi bukti bahwa kehadiran aparat bisa membawa ketenangan di tengah kesedihan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa TNI, melalui Babinsa, selalu hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, tanpa batas waktu dan situasi.
Catatan Redaksi:
TNI UNTUK RAKYAT bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka, menjadi bukti kedekatan emosional antara TNI dan rakyat. Dengan pendekatan humanis, kepedulian, dan rasa tanggung jawab, TNI terus menjaga kepercayaan serta memperkuat kemanunggalan dengan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara.
WYNDOEE










Komentar