KORAMIL 01 PBU | Minggu, 26 April 2026, Babinsa Kelurahan BETA, Sertu Bastian, melaksanakan kegiatan latihan Pencak Silat Militer (PSM) sebagai bagian dari pembinaan kemampuan bela diri prajurit di wilayah Koramil 01 Padang Barat-Utara.
Latihan ini menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kebugaran fisik sekaligus meningkatkan keterampilan bela diri yang dibutuhkan dalam mendukung tugas di lapangan. Dengan gerakan yang terarah dan penuh disiplin, setiap personel dilatih untuk sigap menghadapi berbagai kemungkinan situasi.
Sertu Bastian menekankan bahwa PSM bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter prajurit yang tangguh, berani, dan memiliki kendali diri yang baik dalam setiap kondisi.
Dalam pelaksanaannya, latihan mencakup teknik dasar pencak silat militer, mulai dari kuda-kuda, pukulan, tangkisan, hingga teknik pengendalian lawan. Semua dilakukan dengan memperhatikan keamanan dan ketepatan gerakan.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Sertu Bastian tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga turun langsung memperagakan setiap teknik agar mudah dipahami oleh anggota.
Menurutnya, kemampuan bela diri sangat penting dimiliki oleh setiap Babinsa, mengingat tugas di lapangan seringkali menuntut kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.
Selain meningkatkan kemampuan individu, latihan ini juga memperkuat kekompakan antar personel. Setiap gerakan yang dilakukan bersama menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas yang tinggi.
Di sela kegiatan, Sertu Bastian juga memberikan motivasi agar anggota selalu menjaga kondisi fisik serta terus mengasah kemampuan diri secara konsisten.
Latihan PSM ini juga menjadi bagian dari kesiapan prajurit dalam mendukung tugas teritorial, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.
Plh Danramil 01 PBU Kapten Arm Junardy menyampaikan bahwa latihan bela diri militer merupakan salah satu bentuk pembinaan penting dalam menjaga profesionalisme prajurit.
“Pencak Silat Militer membentuk prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan disiplin tinggi dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara rutin agar kemampuan prajurit tetap terjaga dan meningkat.
Sebagai ujung tombak TNI di wilayah, Babinsa dituntut selalu siap dalam berbagai kondisi, termasuk dalam menghadapi situasi yang membutuhkan keterampilan bela diri.
Dengan latihan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh personel Koramil 01 PBU dapat menjalankan tugas dengan maksimal dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga kesiapan prajurit demi kepentingan bangsa dan negara.
Sertu Bastian berharap latihan Pencak Silat Militer ini dapat terus menjadi agenda rutin guna meningkatkan kualitas diri prajurit di wilayah BETA.
Catatan Redaksi:
TNI UNTUK RAKYAT mencerminkan komitmen bahwa setiap prajurit hadir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Melalui pembinaan fisik dan mental yang berkelanjutan, TNI memastikan kesiapan dalam menjaga keamanan, membantu masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah. Kedekatan dengan rakyat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ketahanan nasional yang kokoh.
WYNDOEE





Komentar