PASAMAN BARAT | Langkah cepat dan tegas kembali diperlihatkan jajaran Polres Pasaman Barat dalam mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan disertai penusukan yang sempat menghebohkan masyarakat di Kecamatan Gunung Tuleh. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto, jajaran Satreskrim bergerak tanpa henti hingga berhasil memburu dua pelaku sampai ke wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Jumat (15/5/2026).
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Agung Tribawanto dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Sejak laporan diterima, Kapolres langsung memberikan perhatian khusus terhadap penanganan perkara yang menyebabkan korban mengalami luka akibat penusukan senjata tajam itu.
Dalam proses pengungkapan kasus, peran Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata terlihat begitu dominan. Dengan mengedepankan langkah profesional dan terukur, Kasatreskrim bersama tim Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan intensif terhadap keberadaan dua pelaku berinisial RD dan RT yang sempat melarikan diri usai kejadian.
Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi di Jorong Kartini Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. Korban bernama Awaluddin mengalami tindakan kekerasan setelah dipukul dan ditusuk menggunakan senjata tajam oleh kedua pelaku yang kemudian melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas.
Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap segala bentuk aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, keamanan warga merupakan prioritas utama yang harus dijaga dengan tindakan cepat dan profesional oleh seluruh personel kepolisian.
Sementara itu, Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata menjelaskan bahwa setelah menerima laporan korban, tim langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti di lokasi kejadian. Dari hasil pengembangan itulah keberadaan kedua pelaku mulai terdeteksi berada di wilayah Rokan Hulu, Riau.
Dengan penuh semangat dan dedikasi, tim Opsnal yang dipimpin Ipda Algino Ganaro langsung bergerak menuju lokasi persembunyian pelaku. Langkah cepat tersebut mendapat dukungan penuh dari Agung Tribawanto yang terus memantau perkembangan operasi penangkapan secara intensif.
Setibanya di wilayah Tandun, tim Satreskrim Polres Pasaman Barat segera melakukan koordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Tandun Polres Rokan Hulu. Sinergitas antarwilayah itu menjadi salah satu kunci keberhasilan pengungkapan kasus sehingga kedua pelaku berhasil diketahui berada di sebuah warung sate milik keluarganya.
Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata menuturkan bahwa proses penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan. Kedua pelaku berhasil diamankan saat berada di warung sate tersebut pada malam hari, sehingga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penindakan berlangsung.
Keberhasilan itu semakin memperlihatkan kesiapan jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat dalam memburu para pelaku kejahatan hingga ke luar daerah. Di bawah arahan Agung Tribawanto, seluruh personel diminta bekerja maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Tidak hanya fokus pada penangkapan, penyidik juga melakukan pendalaman terhadap motif tindakan penganiayaan yang dilakukan kedua pelaku. Hingga kini, Satreskrim masih terus mendalami latar belakang terjadinya aksi kekerasan tersebut guna melengkapi proses penyidikan secara menyeluruh.
Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata juga mengungkapkan bahwa barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku telah dibuang ke sungai Batang Saman setelah kejadian berlangsung. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi yang telah dikumpulkan penyidik.
Masyarakat Pasaman Barat memberikan apresiasi terhadap kesigapan Polres Pasaman Barat dalam menangani perkara tersebut. Banyak warga menilai keberhasilan penangkapan itu menunjukkan bahwa aparat kepolisian hadir secara nyata untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kapolres Agung Tribawanto terus menekankan pentingnya pelayanan humanis namun tetap tegas terhadap pelaku kriminal. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Pasaman Barat dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kedua pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pelaku tindak kriminal tidak akan bisa lolos dari pengejaran aparat kepolisian. Sejauh apa pun upaya pelarian dilakukan, Polres Pasaman Barat akan tetap bergerak memburu demi menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi korban.
Keberhasilan pengungkapan kasus penganiayaan dan penusukan tersebut kembali memperlihatkan soliditas jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Agung Tribawanto serta komando teknis Kasatreskrim A. Agung Ngurah Santa Subrata yang terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan daerah.
Catatan Redaksi:
Polres Pasaman Barat terus menunjukkan komitmen menghadirkan penegakan hukum yang cepat, profesional, dan humanis demi menjaga rasa aman masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
TIM RMO










Komentar