SIJUNJUNG | Dukungan terhadap Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., kembali viral di media sosial. Setelah sebelumnya dukungan datang dari berbagai unsur dan elemen masyarakat, kini giliran tokoh adat dan agama yang turut menyampaikan penghormatan serta doa kepada orang nomor satu di Polres Sijunjung tersebut.
Poster dukungan dari Paguyuban Parsahutaon Dosroha Sijunjung ramai beredar di Facebook, TikTok, Instagram hingga grup WhatsApp masyarakat. Dalam poster itu tampak AKBP Willian Harbensyah berdiri berdampingan dengan tokoh agama dan adat Batak, Anggiat Siahaan, dengan latar alam Sumatera Barat yang memperlihatkan nuansa persatuan dan kebersamaan.
Tulisan dukungan dalam poster tersebut bukan sekadar ucapan biasa. Bagi banyak masyarakat, itu menjadi simbol kuat bahwa kehadiran Polri di bawah kepemimpinan AKBP Willian Harbensyah benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar budaya dan adat.
Nama Kapolres Sijunjung belakangan memang menjadi perhatian publik. Sosoknya dinilai aktif membangun komunikasi dengan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama maupun golongan. Pendekatan humanis yang dilakukan membuat banyak warga merasa dekat dengan institusi kepolisian.
Tidak sedikit masyarakat yang menilai AKBP Willian Harbensyah mampu menghadirkan wajah Polri yang teduh, tegas namun tetap merangkul. Kehadirannya dalam berbagai kegiatan sosial, adat, keagamaan hingga kemasyarakatan dinilai menjadi bukti nyata bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat.
Viralnya dukungan dari tokoh adat ini juga memperlihatkan bahwa hubungan antara kepolisian dan masyarakat di Kabupaten Sijunjung semakin harmonis. Dukungan yang terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat menjadi energi positif dalam menjaga keamanan dan persatuan daerah.
Warganet pun ramai memberikan respons positif terhadap poster tersebut. Banyak yang menyebut semangat “Polri untuk Masyarakat” kini semakin terasa nyata di Kabupaten Sijunjung. Sosok Kapolres dinilai mampu menjadi jembatan persaudaraan di tengah keberagaman budaya yang ada.
Di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks, dukungan moral dari masyarakat dan tokoh adat menjadi bukti bahwa pendekatan humanis tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.
TIM










Komentar