KORAMIL 01 PBU | Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak usia dini seperti yang dilakukan Babinsa Ulak Karang Utara Serka Jamarin, Senin, 4 Mei 2026.
Dalam kesehariannya, Serka Jamarin dikenal sebagai sosok yang aktif menjalin komunikasi sosial dengan warga binaannya, baik dari kalangan orang tua, tokoh masyarakat, hingga anak-anak taman kanak-kanak yang menjadi bagian penting dari generasi penerus bangsa.
Kedekatan yang ia bangun bukan sekadar formalitas tugas, melainkan wujud nyata kepedulian dan perhatian terhadap lingkungan sosial di wilayah binaannya, sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Saat berinteraksi dengan anak-anak TK, Serka Jamarin tampak penuh kesabaran dan kelembutan, memberikan contoh sikap disiplin, sopan santun, serta menanamkan nilai kebangsaan sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan.
Anak-anak pun terlihat antusias dan tidak canggung saat berhadapan dengan sosok Babinsa, bahkan menjadikannya sebagai figur yang dekat dan bersahabat, jauh dari kesan kaku maupun menakutkan.
Melalui pendekatan humanis ini, Serka Jamarin turut berperan dalam membentuk karakter anak-anak agar memiliki rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai sejak dini.
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan tidak hanya sekadar berbincang, tetapi juga diselingi dengan edukasi ringan yang mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Keberadaan Babinsa di tengah lingkungan pendidikan usia dini ini juga memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi guru maupun orang tua yang melihat langsung interaksi positif tersebut.
Tidak hanya itu, Serka Jamarin juga terus menjaga hubungan harmonis dengan para orang tua murid dan tenaga pendidik, sehingga tercipta sinergi dalam membangun lingkungan yang kondusif.
Peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan memang dituntut untuk mampu beradaptasi dengan berbagai kalangan, termasuk anak-anak, sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang sederhana namun penuh makna, kehadiran Babinsa menjadi jembatan antara TNI dan masyarakat dalam membangun kepercayaan serta kedekatan emosional.
Plh Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy menyampaikan bahwa Babinsa harus mampu menjadi contoh dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, termasuk kepada anak-anak, karena dari merekalah masa depan bangsa dimulai. Kedekatan ini adalah bagian dari pembinaan teritorial yang harus terus dijaga,” tegasnya.
Apa yang dilakukan Serka Jamarin menjadi gambaran nyata bahwa tugas Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan wilayah, tetapi juga membangun karakter dan hubungan sosial yang kuat di tengah masyarakat.
Dengan langkah kecil namun berdampak besar ini, Babinsa terus menunjukkan dedikasinya sebagai garda terdepan TNI dalam menjaga dan merawat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Wyndoee





Komentar