KORAMIL 01 PBU | Semangat membangun karakter disiplin dan mental tangguh bagi relawan kebencanaan kembali ditunjukkan Babinsa Ulak Karang Utara Koramil 01 Padang Barat-Utara, Serka Jamarin, melalui pemberian materi kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) yang dilaksanakan selama dua hari di Kota Padang, Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah daerah yang pernah terdampak bencana, di antaranya Aceh Tamiang, Sibolga, dan Kota Padang. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang berfokus pada pembentukan mental, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kebencanaan.
Dalam materi yang disampaikan, Serka Jamarin menekankan pentingnya disiplin sebagai dasar utama dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan. Menurutnya, relawan kebencanaan harus memiliki kesiapan fisik, mental, dan tanggung jawab tinggi karena akan berhadapan langsung dengan kondisi darurat yang membutuhkan ketenangan dan ketepatan tindakan.
Ia menjelaskan bahwa seorang anggota TAGANA tidak hanya dituntut sigap membantu masyarakat saat terjadi bencana, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam menjaga semangat kemanusiaan, solidaritas, dan pengabdian kepada sesama.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Para peserta terlihat aktif mengikuti arahan serta berbagai simulasi kedisiplinan yang diberikan untuk membangun rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan dalam diri setiap relawan.
Serka Jamarin juga memberikan motivasi kepada peserta agar selalu menjaga mental kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, terutama ketika berhadapan dengan korban bencana yang membutuhkan pertolongan cepat dan dukungan moral.
Menurutnya, relawan kebencanaan merupakan garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi musibah. Karena itu, pembinaan mental menjadi hal penting agar para relawan tetap mampu bekerja secara profesional dan humanis dalam kondisi apa pun.
Peserta Diklat TAGANA mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga dari materi yang diberikan. Mereka menilai pembekalan tentang disiplin dan mental sangat membantu dalam membangun kesiapan diri sebelum terjun langsung membantu masyarakat di daerah rawan bencana.
Selain memberikan materi, Serka Jamarin juga membangun komunikasi interaktif bersama peserta dengan berbagi pengalaman mengenai pentingnya kerja sama tim, kepemimpinan, dan ketangguhan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.
Plh Danramil 01 PBU Kapten Arm Junardy menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Diklat TAGANA tersebut karena menjadi wadah penting dalam membentuk relawan yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kemanusiaan tinggi.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembinaan seperti ini merupakan bagian dari pengabdian TNI dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Pembinaan disiplin dan mental sangat penting bagi relawan kebencanaan. Dengan kesiapan mental yang baik, para relawan akan mampu menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian,” ujar Kapten Arm Junardy.
Ia juga berharap para peserta Diklat TAGANA dapat menjadi relawan yang memiliki semangat pengabdian tinggi serta mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah masing-masing.
Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi momentum memperkuat sinergitas antara TNI, relawan, dan masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 01 PBU kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan pembinaan masyarakat melalui pendekatan edukatif, humanis, dan penuh semangat pengabdian kepada rakyat.
Catatan Redaksi:
“TNI UNTUK RAKYAT” menjadi bentuk nyata pengabdian prajurit dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, serta hadir mendukung kegiatan kemanusiaan demi terciptanya solidaritas, keselamatan, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Indonesia.
WYNDOEE







Komentar