oleh

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Ruang Kelas Darurat SDN 05 Batang Anai

-BERITA-958 Dilihat

Padang Pariaman, Sumbartoday | Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada SDN 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (17/12/2025). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan ruang kelas darurat yang sangat dibutuhkan pihak sekolah.

Bantuan ini berasal dari Ikatan Keluarga Lima Koto dan Sekitarnya (IK Limkos) DKI Jakarta dan diserahkan dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kehadiran bantuan tersebut menjadi angin segar bagi sekolah yang selama ini harus berjuang menjalankan proses pendidikan di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.Aprinaldi menjelaskan, bantuan yang disalurkan melalui Ikalimkos merupakan wujud nyata kepedulian para perantau dan tokoh masyarakat terhadap kondisi pendidikan di kampung halaman. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas.

“Bantuan ini memang tidak besar, namun kami berharap dapat meringankan beban sekolah dalam membangun ruang kelas darurat. Yang terpenting, anak-anak tetap bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Aprinaldi.

Ia menegaskan bahwa kondisi ruang kelas di SDN 05 Batang Anai sudah cukup memprihatinkan. Beberapa ruang belajar mengalami kerusakan dan tidak lagi memenuhi standar kelayakan, sehingga diperlukan solusi cepat agar kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu.

Pembangunan ruang kelas darurat dinilai sebagai langkah paling realistis sembari menunggu adanya intervensi pembangunan permanen dari pemerintah daerah. Menurut Aprinaldi, kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut masa depan anak-anak.

Sebagai Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan pembangunan pendidikan, khususnya di sekolah dasar yang berada di kawasan pinggiran dan padat penduduk. Ia mengakui masih terdapat ketimpangan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah yang harus segera dibenahi.

Sementara itu, Plt Kepala SDN 05 Batang Anai, Lisa Rifendi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bantuan Rp10 juta tersebut sangat berarti bagi sekolah, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki saat ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Bapak Aprinaldi dan Ikalimkos. Bantuan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan ruang kelas darurat, agar anak-anak bisa belajar dengan lebih layak,” ungkap Lisa.

Ia menjelaskan, selama ini pihak sekolah harus menyiasati keterbatasan ruang dengan mengatur jadwal belajar secara bergantian. Kondisi tersebut cukup memengaruhi efektivitas pembelajaran serta kenyamanan siswa dan guru.

SDN 05 Batang Anai sendiri merupakan sekolah dasar negeri yang menampung cukup banyak siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Letaknya di kawasan padat penduduk menjadikan sekolah ini memiliki peran strategis dalam memberikan layanan pendidikan dasar, meski kerap dihadapkan pada keterbatasan fasilitas.

Aprinaldi menambahkan, peran organisasi kekerabatan seperti Ikalimkos sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan dan sosial. Sinergi antara perantau, masyarakat, dan pemerintah dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan yang berkeadilan.

Catatan Redaksi:
Dukungan terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus menunggu program besar pemerintah. Kepedulian kolektif masyarakat, termasuk para perantau, dapat menjadi solusi nyata bagi sekolah-sekolah yang menghadapi keterbatasan fasilitas, sekaligus menjadi contoh gotong royong membangun masa depan generasi bangsa.

YL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed