oleh

Giat Pembinaan Karakter oleh Babinsa Kelurahan Purus Kecamatan Kecamatan Padang Barat, Wujud Kepedulian TNI pada Generasi Muda

-BERITA-105 Dilihat

KORAMIL 01 PBU | Kepedulian terhadap pembinaan generasi muda kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Purus, Sertu Hendri Patrizon, yang turun langsung memberikan nasihat kepada anak-anak pesantren yang kedapatan belajar dan bercengkerama di luar masjid saat waktu kegiatan belajar berlangsung.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang aparat kewilayahan dalam menjaga disiplin dan membentuk karakter generasi muda di wilayah binaannya.

Saat itu, Sertu Hendri mendapati beberapa santri berada di luar area masjid ketika proses pembelajaran tengah berlangsung di dalam. Dengan pendekatan humanis, ia tidak serta-merta menegur dengan keras, melainkan mengajak mereka berdialog dan memberikan arahan secara persuasif.

Menurutnya, masa remaja adalah fase penting dalam pembentukan sikap dan tanggung jawab. Lingkungan pesantren seharusnya menjadi tempat menempa kedisiplinan, bukan sekadar rutinitas kehadiran tanpa kesungguhan mengikuti pelajaran.

Ia menekankan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan rasa hormat kepada guru. “Kalian adalah harapan orang tua dan kebanggaan kampung ini. Gunakan waktu belajar dengan sebaik-baiknya,” ujarnya dengan nada penuh perhatian.

Pendekatan yang dilakukan Babinsa ini mendapat respons positif dari para santri. Mereka mendengarkan dengan saksama dan menyadari kekeliruan mereka berada di luar masjid saat jam pelajaran berlangsung.

Kehadiran Babinsa bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan lingkungan tetap kondusif serta membangun kedekatan emosional dengan generasi muda.

Sebagai aparat teritorial di bawah naungan Koramil 01 Padang Barat Utara, Babinsa memiliki peran strategis dalam membina wilayah, termasuk membentuk karakter generasi penerus agar tumbuh dengan nilai disiplin dan tanggung jawab.

Kegiatan pembinaan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyimpangan perilaku di usia sekolah. Dengan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi negatif dapat diminimalisir sejak dini.

Plh Danramil 01 PBU, Kapten Arm Junardy, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa di lapangan. Ia menegaskan bahwa pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dari tugas kewilayahan.

“Kami selalu menekankan kepada seluruh Babinsa agar hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendampingi dan membina anak-anak muda. Mereka adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis menjadi kunci keberhasilan pembinaan. Teguran yang disampaikan dengan bijak akan lebih mudah diterima dan meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak.

Masyarakat sekitar juga menyambut baik langkah Babinsa tersebut. Mereka menilai kehadiran TNI di tengah aktivitas sosial dan keagamaan memberikan rasa aman sekaligus menjadi teladan bagi anak-anak.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa sinergi antara aparat, pengelola pesantren, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib dan berkualitas.

Sertu Hendri berharap para santri dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menjaga nama baik pesantren serta lingkungan tempat tinggal mereka. Ia berkomitmen terus melakukan pendekatan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Babinsa Kelurahan Purus menunjukkan bahwa membangun bangsa dapat dimulai dari tindakan kecil—menguatkan disiplin, menanamkan tanggung jawab, dan menjaga harapan di hati generasi muda.

Wyndoee

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed