oleh

BPKP Sumbar Sebut Kapolda Sumbar Visioner, Berani Jadi Pelopor Program Makan Bergizi Gratis

-BERITA-113 Dilihat

SUMBAR | Dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis yang digagas dan dikawal serius oleh Polda Sumatera Barat terus mengalir. Kali ini, apresiasi datang langsung dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang menilai langkah cepat Kapolda Sumbar dalam menjalankan program tersebut sebagai terobosan besar yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat, Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Hotel Mercure Padang, suasana penuh optimisme terlihat begitu kuat. Program yang dijalankan Polda Sumbar itu dinilai bukan hanya sebatas agenda sosial biasa, tetapi sudah menjadi gerakan nyata demi menyelamatkan masa depan generasi muda.

Kepala Perwakilan BPKP Sumbar, Arif Ardiyanto, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gatot Tri Suryanta atas keseriusannya menghadirkan program yang langsung menyentuh masyarakat kecil, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian terhadap pemenuhan gizi harian.

Menurut Arif Ardiyanto, ketika banyak daerah masih menunggu dan mempelajari konsep pelaksanaan program, Polda Sumbar justru sudah bergerak lebih dulu dengan langkah nyata. Hal itu dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang visioner dan berani mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat luas.

“Sumatera Barat sudah jauh melangkah. Saat banyak pihak masih memikirkan konsep, Kapolda Sumbar sudah membuktikan program ini berjalan nyata dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat. Ini luar biasa,” ungkap Arif Ardiyanto disambut antusias peserta rapat koordinasi.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran kuat bahwa program MBG yang dijalankan Polda Sumbar bukan sekadar formalitas. Program ini dipandang memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi karena menyasar kebutuhan paling mendasar masyarakat, yakni kesehatan dan gizi anak-anak.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta sendiri menegaskan bahwa Polri tidak ingin hanya hadir dalam penegakan hukum semata. Menurutnya, kepolisian juga harus hadir membawa solusi dan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Langkah humanis yang dilakukan Kapolda Sumbar itu pun mulai mendapat perhatian luas. Banyak pihak menilai program MBG menjadi salah satu inovasi sosial yang mampu memperlihatkan wajah Polri yang semakin dekat dan peduli terhadap rakyat.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi, program ini juga dinilai mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak di sekolah. Makanan sehat dan bergizi diyakini memberi pengaruh besar terhadap konsentrasi, kesehatan fisik, hingga perkembangan mental anak.

Tak hanya berdampak pada pendidikan, program tersebut juga mulai menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Kebutuhan bahan pangan lokal untuk mendukung pelaksanaan MBG membuka peluang usaha baru bagi petani, pedagang, hingga pelaku UMKM di Sumatera Barat.

BPKP Sumbar juga menilai tata kelola program yang diterapkan Polda Sumbar sudah berjalan dengan baik. Sistem pengawasan internal dinilai cukup kuat sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

Arif Ardiyanto menegaskan bahwa pengawasan yang baik merupakan kunci utama agar program besar seperti MBG dapat berjalan berkelanjutan dan terus berkembang. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kemampuan membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Kesadaran pentingnya konsumsi makanan bergizi dinilai akan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah.

Suasana rapat koordinasi berlangsung penuh semangat kebersamaan. Seluruh pihak yang hadir memperlihatkan komitmen kuat untuk mendukung program tersebut agar manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

BPKP Sumbar optimistis langkah yang dirintis Kapolda Sumbar ini akan menjadi contoh nasional dalam pelaksanaan program pelayanan sosial berbasis kolaborasi. Sinergi antara kepolisian, yayasan sosial, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama keberhasilan program.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kehadiran program MBG menjadi harapan baru bagi banyak keluarga. Program ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kepedulian dan perhatian negara kepada rakyatnya.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dinilai berhasil menghadirkan pendekatan kepolisian yang lebih humanis dan membumi. Melalui program-program sosial seperti ini, Polri semakin menunjukkan perannya sebagai pelindung sekaligus pengayom masyarakat dalam arti yang sesungguhnya.

Apresiasi yang diberikan BPKP Sumbar pun menjadi motivasi besar bagi jajaran Polda Sumbar untuk terus bekerja dan menghadirkan inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus diperkuat, program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi gerakan besar dalam menciptakan generasi sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang.

TIM RMO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed