oleh

Jefri Idrus: Perjuangkan Biaya Persalinan Fitri Hingga Tuntas, Bukti Nyata Sosok Peduli Sebelum dan Saat Maju Calon Wali Nagari Ambuang Kapua

PADANG PARIAMAN | Di tengah hiruk-pikuk persiapan pemilihan Wali Nagari Ambuang Kapua, nama Jefri Idrus kian bersinar bukan karena janji-janji manis, melainkan lewat karya nyata dan kepedulian yang sudah ia tunjukkan jauh sebelum memutuskan maju menjadi calon pemimpin.

Sosok yang dikenal luas sebagai wartawan senior di wilayah Padang Pariaman ini, telah lama dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi, selalu hadir mendampingi dan membantu masyarakat yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang maupun status sosial.

Menariknya, Jefri bukanlah berasal dari kalangan masyarakat yang berada atau berkecukupan secara materi. Namun, keterbatasan itu sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk berbagi dan berbuat kebaikan.

Selama bertahun-tahun, ia telah menolong banyak warga yang kesulitan, mulai dari membantu biaya pengobatan bagi yang sakit, memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni, hingga memenuhi kebutuhan dasar warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Semua itu ia lakukan dengan tulus, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian sedikit pun.

Keberhasilan Jefri dalam membantu masyarakat tak lepas dari jalinan hubungan baik dan kerja sama erat yang ia bangun dengan berbagai instansi, pejabat, dan lembaga terkait.

Sebagai wartawan, ia memahami betul pentingnya koordinasi dan kolaborasi untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan yang tersedia.

Hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kepedulian inilah yang selalu ia manfaatkan untuk membawa solusi nyata bagi setiap masalah yang dihadapi warga.

Kini, sosok yang biasa dikenal ramah dan rendah hati itu melangkah lebih jauh. Dari dunia jurnalistik yang telah ia geluti bertahun-tahun, Jefri Idrus maju sebagai calon Wali Nagari Ambuang Kapua.

Langkah ini bukanlah sekadar ambisi pribadi, melainkan bentuk komitmennya untuk melayani masyarakat lebih luas, lebih dalam, dan lebih terstruktur.

Ia ingin menjadikan pengalaman dan jejaring yang dimilikinya sebagai modal utama untuk memajukan nagari dan menyejahterakan warganya.

Salah satu bukti terbaru kepeduliannya yang menyentuh hati adalah perjuangannya membantu Fitri, atau yang akrab disapa Epi, seorang warga yang sempat diliputi kecemasan menjelang proses persalinan.

Kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu membuat mereka takut dan bingung memikirkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan layak bagi ibu maupun bayinya.

Mengetahui kesulitan itu, Jefri Idrus langsung bergerak. Ia tidak hanya sekadar hadir mendengarkan keluh kesah keluarga Fitri, tetapi turun tangan secara langsung mencari jalan keluar.

Ia bertekad memastikan Fitri mendapatkan penanganan medis terbaik tanpa harus terbebani beban biaya yang berat, karena setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang manusiawi.

Tidak bekerja sendirian, Jefri menggerakkan jejaring kemanusiaan yang telah ia bangun selama ini. Ia berkoordinasi dengan Direktur RSUD Parit Malintang, Efri Yeni, untuk mencari solusi terkait penanganan medis.

Selain itu, ia juga berkomunikasi erat dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, dr. Engga, serta Kepala Dinas Sosial P3A, Siska Primadona, dan pihak BAZNAS Padang Pariaman agar dapat memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan keluarga tersebut.

Berkat kerja sama yang erat dan kepedulian lintas sektor ini, hasil yang diharapkan pun tercapai. Seluruh kebutuhan biaya persalinan dan pengobatan Fitri akhirnya dapat tertangani sepenuhnya. Kabar baik ini langsung mengubah suasana haru dan cemas keluarga menjadi kebahagiaan yang luar biasa.

Rasa takut akan beban biaya rumah sakit pun lenyap seketika, diganti rasa syukur yang mendalam.

Perhatian penuh terhadap keselamatan Fitri juga datang dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Desa Nagari Ambuang Kapua, Vivit Tuesdayati mengaku telah memantau kondisi kesehatan Fitri secara rutin sejak mulai bertugas pada Januari 2026 lalu.

Ia mendampingi pasien mulai dari pemeriksaan rutin, saat dirujuk ke Puskesmas Sungai Sariak, hingga akhirnya mendapatkan penanganan lengkap di RSUD Parit Malintang.

“Sejak awal saya selalu memantau kondisi pasien Epi. Pasca persalinan pun saya terus mendampingi dan menemani, memastikan ibu dan bayi dalam keadaan sehat dan aman,” ungkap Vivit Tuesdayati.

Dedikasi dan ketulusan Vivit dalam mendampingi pasien ini pun mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat, menjadi bukti bahwa peran tenaga kesehatan di tingkat desa sangatlah vital dan berarti bagi keselamatan warga.

Keluarga Fitri tak kuasa menahan haru saat menyampaikan rasa terima kasihnya. Dengan mata berkaca-kaca, mereka mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kami merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Ada Bapak Jefri, ada Bu Bidan, ada pihak rumah sakit dan dinas terkait yang semuanya bergerak membantu kami,” ujar perwakilan keluarga dengan suara bergetar penuh haru.

Kisah nyata ini menjadi gambaran jelas sosok Jefri Idrus yang sesungguhnya. Ia adalah pemimpin yang tidak hanya pandai bicara, tetapi berani bertindak.

Bagi masyarakat Ambuang Kapua, kehadiran Jefri adalah harapan baru seorang calon yang sudah terbukti keberpihakannya pada rakyat kecil, yang paham cara menyatukan kekuatan berbagai pihak demi kebaikan bersama, dan yang berkomitmen membawa perubahan nyata, sejahtera, dan menyejukkan hati seluruh warga nagari.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed